World

Kebijakan Imigrasi Shabana Mahmood Picu Perdebatan Kabinet

✦ AI-assisted article based on the cited sources. Verify original reporting.

Menteri Dalam Negeri Shabana Mahmood didesak untuk memahami situasi penolakan Partai Buruh terhadap rencana kebijakan imigrasi. Kebijakan ini memperpanjang masa tunggu izin tinggal bagi pekerja asing, yang memicu perbedaan pendapat di dalam tubuh kabinet.

RingkasNow• 12d ago• 1 min read• 1 sources
Explanation from news sources

AI creates a new explanation from RingkasNow facts and source metadata—it does not copy or fully translate the source article.

Editorial image for: Kebijakan Imigrasi Shabana Mahmood Picu Perdebatan Kabinet
Image credit

The Guardian World

Shabana Mahmood mengkaji rencana untuk menaikkan masa tunggu izin tinggal tetap bagi pekerja asing dari lima tahun menjadi lima belas tahun. Aturan baru tersebut direncanakan berlaku surut bagi pendatang mulai tahun tersebut.

Perbedaan pandangan di kabinet semakin jelas ketika Miatta Fahnbulleh enggan memberikan dukungan penuh terhadap spesifikasi rencana masa tunggu lima belas tahun itu. Menteri energi tersebut sebelumnya dikabarkan menyampaikan kritik melalui situs daerah pemilihan sebelum unggahan itu dihapus.

Mike Tapp menilai sang menteri dalam negeri perlu memperhatikan besarnya penolakan terhadap perubahan aturan tersebut. Anggota parlemen menentang hukuman bagi pekerja yang datang dan berkontribusi secara nyata di sektor pekerjaan mereka.

Pihak kantor perdana menteri menegaskan bahwa menteri dalam negeri sedang mencermati ratusan ribu tanggapan dari konsultasi publik. Proses kajian menyeluruh ini dilakukan sebelum keputusan final mengenai reformasi kebijakan diambil secara resmi.

News sources

The Guardian WorldPenerbit

Shabana Mahmood urged to ‘read the room’ on Labour opposition to immigration policy

Open original source ↗ · Oct 22, 2026, 12:33 AM