Dunia

Flávio Bolsonaro Menyatakan Diri sebagai Pemimpin Brasil Usai Kabur ke Miami

✦ Artikel disusun dengan bantuan AI berdasarkan sumber tertera. Periksa sumber asli.

Senator sayap kanan Brasil, Flávio Bolsonaro, kabur ke Amerika Serikat setelah kalah pemilu. Ia mendarat di Miami bersama keluarganya dan memicu kontroversi lewat klaim kontroversial serta tuduhan kecurangan pemilu yang tanpa bukti.

RingkasNow• 4h lalu• 1 menit baca• 1 sumber
Penjelasan dari sumber berita

AI menyusun penjelasan baru dari fakta RingkasNow dan metadata sumber—bukan menyalin atau menerjemahkan artikel sumber secara utuh.

Visual editorial untuk berita: Flávio Bolsonaro Menyatakan Diri sebagai Pemimpin Brasil Usai Kabur ke Miami
Kredit gambar

The Guardian World

Flávio Bolsonaro beserta istri dan kedua putrinya mendarat di bandara privat wilayah Miami, Florida, menggunakan pesawat pribadi. Senator sayap kanan tersebut meninggalkan negaranya pasca kekalahan dalam pemilihan presiden dari Luiz Inácio Lula da Silva.

Sebelum tiba di Amerika Serikat, ia menyeberang secara darat ke Argentina lalu terbang melalui Ekuador untuk menghindari wilayah udara Brasil. Setibanya di bandara, ia langsung meninggalkan lokasi menggunakan mobil kawalan kepolisian setempat.

Dalam surat yang diterbitkan setelah kedatangannya, ia sempat menyebut dirinya sebagai presiden sejati sebelum mengubahnya menjadi pemimpin Brasil. Partai politiknya sendiri telah mengakui kemenangan sah lawan politiknya dalam pemilu lalu.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Argentina dan pemimpin Amerika Serikat atas sambutan yang diberikan. Klaim kecurangan pemilu yang disampaikannya telah ditolak secara tegas oleh berbagai lembaga resmi negara asalnya.

Tokoh politik tersebut kini menghadapi proses penyelidikan dalam sejumlah kasus kriminal di negara asalnya. Kepolisian setempat sebelumnya sempat diminta menyita paspor miliknya karena memintanya akan melarikan diri ke luar negeri.

Sumber berita

The Guardian WorldPenerbit

Flávio Bolsonaro calls himself the ‘leader of Brazil’ after fleeing to Miami

Buka sumber asli ↗ · 29 Okt 2026, 04.04