Ekonomi

Pemerintah dan Bank Indonesia Tanggapi Pelemahan Rupiah ke Level Rp18.000

✦ Artikel disusun dengan bantuan AI berdasarkan sumber tertera. Periksa sumber asli.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat melemah hingga menyentuh level Rp18.000 pada Jumat, memicu respons cepat dari pihak pemerintah dan Bank Indonesia.

RingkasNow• 13h lalu• 1 menit baca• 1 sumber
Penjelasan dari sumber berita

AI menyusun penjelasan baru dari fakta RingkasNow dan metadata sumber—bukan menyalin atau menerjemahkan artikel sumber secara utuh.

Visual editorial untuk berita: Pemerintah dan Bank Indonesia Tanggapi Pelemahan Rupiah ke Level Rp18.000
Kredit gambar

CNBC Indonesia Market

Mata uang Garuda ditutup melemah sebesar 0,45% ke posisi Rp18.000 per dolar Amerika Serikat pada akhir pekan lalu. Sepanjang sesi perdagangan, pergerakan rupiah terus berada di zona merah dengan titik terlemah sempat menyentuh level Rp18.070 per dolar.

Pelemahan kurs tersebut terjadi ketika indeks dolar AS sedang terkoreksi. Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan besar lebih dipengaruhi oleh sentimen domestik, khususnya terkait pengumuman dari MSCI mengenai pasar saham Indonesia.

MSCI membuka konsultasi terkait proposal perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Usulan tersebut hadir lebih cepat dari jadwal semula pada bulan November dan memicu kekhawatiran investor asing.

Bank Indonesia mengambil langkah intervensi secara konsisten di pasar domestik maupun offshore demi menjaga stabilitas nilai tukar. Sementara itu, kekuatan eksternal Indonesia dinilai masih terjaga melalui posisi cadangan devisa akhir September.

Sumber berita

CNBC Indonesia MarketPenerbit

Pemerintah-BI Buka Suara! Dolar Tekan Rupiah Hingga Balik ke Rp18.000

Buka sumber asli ↗ · 19 Okt 2026, 08.30