Technology

Iklan Online Disalahgunakan untuk Sebarkan Perangkat Mata-Mata Tanpa Klik

✦ AI-assisted article based on the cited sources. Verify original reporting.

Peneliti mengungkapkan agensi periklanan asal Israel menyebarkan jutaan iklan online yang dimanfaatkan untuk menginstal perangkat mata-mata tanpa memerlukan interaksi korban, mengancam berbagai lembaga dan individu penting secara global.

RingkasNow• 16d ago• 1 min read• 1 sources
Explanation from news sources

AI creates a new explanation from RingkasNow facts and source metadata—it does not copy or fully translate the source article.

Editorial image for: Iklan Online Disalahgunakan untuk Sebarkan Perangkat Mata-Mata Tanpa Klik
Image credit

The Guardian Technology

Sebuah unit investigasi digital di universitas Kanada melaporkan bahwa agensi periklanan Discover-Tech menyebarkan jutaan iklan untuk memasukkan perangkat mata-mata. Puluhan perangkat milik lembaga penyiaran Qatar, Al Jazeera, diyakini telah disusupi melalui iklan tersebut.

Perangkat lunak Controlium buatan Discover-Tech memungkinkan klien membuat profil massal pengguna internet dan meretas target secara diam-diam. Perangkat mata-mata ini terpasang dalam hitungan detik tanpa sepengetahuan pengguna dan tanpa korban mengklik tautan apa pun.

Iklan khusus yang tampak tidak berbahaya dapat memanen identitas serta alamat IP pengguna. Perusahaan perangkat mata-mata kemudian mengirimkan kode berbahaya ke perangkat target yang telah dipilih sebelumnya.

Sejak tahun lalu, jutaan pengguna di berbagai negara telah menerima iklan tersebut. Jaringan organisasi internasional termasuk PBB, NATO, dan lembaga pemerintah lainnya juga terpapar iklan dari Discover-Tech.

Controlium bertindak sebagai fasilitator bagi perusahaan pihak ketiga yang menargetkan pejabat pemerintah, jurnalis, pebisnis, hingga aktivis. Perangkat mata-mata ini mampu mengakses seluruh isi perangkat, termasuk pesan, foto, surel, rekaman panggilan, dan mikrofon.

News sources

The Guardian TechnologyPenerbit

Online ads weaponised to deliver ‘zero-click’ spyware, researchers say

Open original source ↗ · Oct 15, 2026, 7:15 PM