Ekonomi

Harga Minyak Dunia Turun Usai Trump Longgarkan Sanksi Rusia

✦ Artikel disusun dengan bantuan AI berdasarkan sumber tertera. Periksa sumber asli.

Harga minyak dunia mengalami penurunan pada perdagangan hari Senin setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengambil kebijakan untuk membebaskan Rusia dari berbagai sanksi dan tarif tertentu guna meredakan tekanan pasokan.

RingkasNow• 15h lalu• 1 menit baca• 1 sumber
Penjelasan dari sumber berita

AI menyusun penjelasan baru dari fakta RingkasNow dan metadata sumber—bukan menyalin atau menerjemahkan artikel sumber secara utuh.

Visual editorial untuk berita: Harga Minyak Dunia Turun Usai Trump Longgarkan Sanksi Rusia
Kredit gambar

detikFinance

Harga minyak mentah Brent mencatat penurunan sebesar US$ 1,43 menjadi US$ 108,43 per barel. Penurunan ini terjadi usai Brent sempat mencapai level tertinggi sejak bulan Mei pada penutupan perdagangan hari Jumat sebelumnya.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate di Amerika Serikat turut melemah sebanyak 53 sen ke posisi US$ 100,88 per barel. Kebijakan pelonggaran tersebut berpotensi mendongkrak ekspor bahan bakar asal Rusia di pasar global.

Kebijakan eksekutif tersebut didasarkan pada undang-undang Graham Act yang baru diteken bulan lalu. Presiden Donald Trump menandatangani aturan itu atas desakan parlemen untuk menekan Rusia terkait konflik di Ukraina.

Menteri Luar Negeri Marco Rubio menyatakan bahwa pemerintah akan memanfaatkan waktu hingga 60 hari guna menilai dampak ekonomi dari keputusan tersebut. Di sisi lain, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menilai langkah Washington itu akan merugikan negaranya.

Sumber berita

detikFinancePenerbit

Harga Minyak Dunia Turun Usai Trump Longgarkan Sanksi Rusia

Buka sumber asli ↗ · 19 Okt 2026, 08.30