NASA Berperan Penting dalam Misi Eksplorasi Bulan Mars MMX
Badan antariksa berpartisipasi dalam misi MMX milik JAXA untuk mengungkap asal-usul Phobos dan Deimos, serta membawa sampel kembali ke Bumi guna memperluas pemahaman tata surya.
AI creates a new explanation from RingkasNow facts and source metadata—it does not copy or fully translate the source article.
News explanation
What happened
Key facts
Why it matters
Context
Who is involved / affected
Image credit
Pesawat ruang angkasa MMX dijadwalkan meluncur dari Tanegashima Space Center di Jepang pada hari Senin, Okt. 19 pukul 3:41 sore EDT atau Selasa, Okt. 20 pukul 4:41 pagi JST. Misi ini bertujuan mengkarakterisasi Phobos dan Deimos.
Kontribusi yang diberikan mencakup instrumen spektograf MEGANE, demonstrasi teknologi Pneumatic Sampler, serta dukungan komunikasi dan navigasi dari Deep Space Network. Badan antariksa juga mendanai ilmuwan Amerika Serikat dalam tim sains.
Spektograf MEGANE berfungsi mengukur neutron dan gamma ray dari permukaan Phobos untuk mengetahui komposisi kimianya. Sementara itu, P-Sampler mengumpulkan sampel tanah menggunakan tiupan gas nitrogen bertekanan tinggi pada kaki pendarat.
Pesawat tersebut dijadwalkan tiba di planet merah pada Agustus 2027 untuk melakukan survei. Pengambilan sampel di permukaan direncanakan paling cepat pada Desember 2028 dan dijadwalkan tiba di Bumi pada tahun 2031 mendatang.
