Indonesia

BMKG: 31 Kota Berpotensi Hujan pada 3 November 2026

BMKG memperingatkan potensi hujan di 31 kota pada Selasa 3 November 2026, disertai ancaman petir, gelombang tinggi 2,5-4 meter, dan banjir rob di sejumlah pesisir.

Redaksi RingkasNow• 3j lalu• 3 menit baca• 2 sumber
Memeriksa batas gratis…

AI menyusun penjelasan baru dari fakta RingkasNow dan metadata sumber—bukan menyalin atau menerjemahkan artikel sumber secara utuh.

Visual editorial untuk berita: BMKG: 31 Kota Berpotensi Hujan pada 3 November 2026
Ilustrasi

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk hari ini, Selasa, 3 November 2026. Sebanyak 31 kota di Indonesia berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, dan sebagian berpotensi disertai petir.

Prakirawan BMKG Ina Indah W menyampaikan bahwa dinamika atmosfer berupa sirkulasi siklonik terpantau di perairan barat Aceh. Kondisi ini memicu pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah, terutama di bagian utara hingga tengah Sumatra seperti Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Riau yang perlu mewaspadai hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang.

Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan disertai petir berpotensi terjadi di Padang. Sementara hujan dengan intensitas sedang diprakirakan mengguyur Merauke. Adapun hujan ringan berpotensi turun di 29 kota, meliputi Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Pangkalpinang, Palembang, Bengkulu, Bandar Lampung, Jakarta, Serang, Yogyakarta, Denpasar, Mataram, Tanjung Selor, Samarinda, Palangka Raya, Banjarmasin, Pontianak, Manado, Gorontalo, Mamuju, Ternate, Ambon, Sorong, Nabire, dan Jayawijaya.

Selain hujan, BMKG juga meminta pengguna transportasi udara mewaspadai pertumbuhan awan cumulonimbus di sejumlah wilayah, antara lain Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, Riau, Banten, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Papua Barat, dan Papua Tengah. Awan jenis ini berbahaya bagi penerbangan karena dapat memicu turbulensi hebat.

Untuk sektor kelautan, nelayan dan pengguna transportasi laut diminta waspada terhadap gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter. Potensi gelombang tinggi diprakirakan terjadi di Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung, Samudra Hindia selatan Jawa Timur, Laut Maluku, dan Samudra Pasifik utara Maluku.

Masyarakat pesisir juga diminta mewaspadai potensi banjir rob di pesisir Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Memasuki awal November, peningkatan curah hujan memang mulai terasa di tengah masa peralihan musim, dengan aktivitas Osilasi Madden-Julian dan bibit Siklon Tropis 91B yang turut memicu pertumbuhan awan hujan.

BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir lokal dan tanah longsor di daerah rawan, serta memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG secara berkala.

Awal November adalah masa peralihan musim (pancaroba) di Indonesia — periode ketika pola angin berubah dan atmosfer menjadi labil. Pada masa inilah hujan ekstrem jangka pendek paling sering terjadi: pagi cerah, siang mendung, sore hujan deras disertai petir. Peringatan BMKG hari ini adalah wajah khas pancaroba, diperkuat oleh tiga pemicu atmosfer yang bekerja bersamaan.

Pertama, sirkulasi siklonik di perairan barat Aceh yang memompa massa udara basah ke Sumatra bagian utara dan tengah. Kedua, aktivitas Osilasi Madden-Julian (MJO) yang sedang melintasi wilayah Indonesia dan meningkatkan pertumbuhan awan hujan. Ketiga, bibit Siklon Tropis 91B yang meski belum menjadi siklon penuh, cukup untuk memperkuat zona konvergensi. Kombinasi ketiganya menjelaskan mengapa daftar wilayah berpotensi hujan membentang dari Aceh hingga Papua.

Bagi masyarakat, ada tiga hal yang perlu diwaspadai melampaui sekadar membawa payung. Pertama, banjir lokal dan tanah longsor di daerah rawan — hujan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat adalah pemicu klasiknya. Kedua, keselamatan pelayaran: gelombang 2,5 hingga 4 meter berbahaya bagi perahu nelayan dan kapal kecil; tunda melaut jika peringatan berlaku di wilayah Anda. Ketiga, banjir rob di pesisir — fenomena yang kian sering seiring kenaikan muka air laut, kini diprakirakan melanda pesisir Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Pantau terus kanal resmi BMKG, karena prakiraan dapat diperbarui setiap beberapa jam.

✦

Tanya AI tentang berita ini

Sudah membaca tetapi ada yang kurang jelas? Tanyakan hal spesifik. Jawaban hanya berdasarkan sumber berita yang tercatat.

AI dapat keliru. Periksa sumber asli sebelum mengambil keputusan.

Sumber berita

Arina.idPenerbit

BMKG: 31 Kota Berpotensi Hujan pada 3 November 2026

Buka sumber asli ↗ · 3 Nov 2026, 19.24
Kita Indonesia SatuPenerbit

BMKG: 31 Kota Berpotensi Hujan pada 3 November 2026

Buka sumber asli ↗ · 3 Nov 2026, 19.24