BPOM Selidiki Teh Botol Sosro Berbusa yang Viral, Sampel Produk Diuji Lab
BPOM menyatakan telah menerima laporan terkait video viral Teh Botol Sosro kemasan kotak yang mengeluarkan busa dan kini melakukan penelusuran serta pengujian laboratorium terhadap sampel produk. PT Sinar Sosro juga mengaku sedang melakukan investigasi menyeluruh. Penyebab busa tersebut belum terkonfirmasi, sehingga masyarakat diminta tidak berspekulasi.
AI menyusun penjelasan baru dari fakta RingkasNow dan metadata sumber—bukan menyalin atau menerjemahkan artikel sumber secara utuh.
Penjelasan berita
Apa yang terjadi
Fakta utama
Mengapa penting
Konteks
Pihak yang terlibat / terdampak
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan telah menerima laporan terkait video viral yang memperlihatkan Teh Botol Sosro kemasan kotak mengeluarkan busa saat kemasan ditekan, dengan aroma yang disebut-sebut menyerupai sabun. BPOM kini melakukan penelusuran atas temuan tersebut, termasuk mengambil sampel produk untuk pengujian di laboratorium.
Keterangan BPOM melalui akun Instagram resminya dikutip pada Sabtu, 31 Oktober 2026. BPOM menegaskan bahwa apabila dalam penyelidikan ditemukan pelanggaran, pihaknya akan mengambil langkah pengawasan dan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam kesempatan yang sama, BPOM mengimbau masyarakat untuk menerapkan prinsip Cek KLIK saat membeli produk pangan: memeriksa Kemasan, Label, Izin Edar, dan tanggal Kedaluwarsa. Masyarakat diminta menghindari konsumsi produk dengan kemasan yang rusak atau kondisi yang tidak wajar, serta melaporkan temuan mencurigakan melalui layanan HALO BPOM di nomor 1500533.
Produk yang menjadi perbincangan tersebut ditemukan di tengah kerumunan peserta aksi unjuk rasa di kawasan Jakarta Pusat pada Rabu, 28 Oktober 2026. Video yang beredar kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat.
Menanggapi hal ini, PT Sinar Sosro selaku produsen menyatakan mengetahui video yang beredar dan sedang melakukan investigasi menyeluruh. Melalui akun Instagram resmi @tehbotolsosroid, dalam keterangan yang dikutip Kamis, 29 Oktober 2026, perusahaan menyampaikan: "Saat ini, kami sedang melakukan investigasi menyeluruh untuk memahami situasi dan memastikan fakta-fakta yang relevan."
Penting untuk digarisbawahi bahwa penyebab munculnya busa pada produk tersebut belum terkonfirmasi secara resmi. Klaim yang muncul dalam video viral belum terverifikasi, dan sampai ada hasil pengujian laboratorium, tidak ada pihak yang berwenang menyatakan bahwa minuman tersebut mengandung bahan asing tertentu. Masyarakat diminta menunggu hasil resmi dari BPOM dan produsen sebelum menarik kesimpulan.
Perkembangan terbaru ini merupakan kelanjutan dari kasus yang sama, yakni tahap investigasi BPOM dan pengujian laboratorium terhadap sampel produk, bukan sekadar pengulangan kabar viralnya. Keberadaan pengujian laboratorium diharapkan dapat memberikan jawaban yang jelas dan berbasis bukti mengenai apa yang sebenarnya terjadi pada produk tersebut.
Bagi konsumen yang menemukan produk dengan kondisi mencurigakan, BPOM meminta agar temuan tersebut segera dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti. Selama proses investigasi berlangsung, kehati-hatian menjadi langkah paling bijak: periksa kemasan sebelum mengonsumsi, dan jangan ragu untuk melapor jika menemukan kejanggalan.
Hasil pengujian laboratorium BPOM kini dinantikan publik sebagai titik terang atas kehebohan yang sempat melanda jagat media sosial ini.
Tanya AI tentang berita ini
Sudah membaca tetapi ada yang kurang jelas? Tanyakan hal spesifik. Jawaban hanya berdasarkan sumber berita yang tercatat.
AI dapat keliru. Periksa sumber asli sebelum mengambil keputusan.
