Ekonomi

IHSG Tutup Pekan di 5.057, Melemah 0,8%; Rupiah ke Rp18.147

Indeks Harga Saham Gabungan menutup perdagangan Jumat (30/10/2026) di level 5.057,05, melemah 0,80%. Tekanan jual mendominasi di tengah aturan baru bursa dan ketidakpastian global, sementara rupiah ikut melemah ke Rp18.147 per dolar AS.

Redaksi RingkasNow• 3h lalu• 2 menit baca• 3 sumber
Memeriksa batas gratis…

AI menyusun penjelasan baru dari fakta RingkasNow dan metadata sumber—bukan menyalin atau menerjemahkan artikel sumber secara utuh.

Visual editorial untuk berita: IHSG Tutup Pekan di 5.057, Melemah 0,8%; Rupiah ke Rp18.147
Ilustrasi

Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup pekan perdagangan Jumat, 30 Oktober 2026, di zona merah. Indeks terkoreksi 41,01 poin atau 0,80% ke level 5.057,05, setelah sempat bergerak sangat fluktuatif sepanjang sesi.

Berdasarkan data perdagangan, IHSG sempat menyentuh titik terendah di 4.979,34 pada pagi hari sebelum berbalik dan bertahan di atas level psikologis 5.000 hingga penutupan. Tekanan jual mendominasi dengan 523 saham melemah, 187 saham menguat, dan 81 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat sekitar Rp11,44 triliun dengan volume 37,45 miliar saham dalam 1,19 juta kali transaksi.

Penguatan saham-saham kapitalisasi besar membantu meredam kejatuhan. Saham PT Astra International Tbk (ASII) menguat 2,35% ke level Rp4.800 dan menyumbang sekitar 4,48 poin indeks, disusul PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang naik 0,81%. Dari sisi sektoral, tekanan terdalam terjadi pada sektor transportasi yang melemah 3,13%.

Sejumlah faktor membayangi pasar. Menjelang penerapan aturan baru Bursa Efek Indonesia pada pekan berikutnya, saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration/HSC) tidak lagi dihitung dalam indeks acuan. Ketidakpastian tinjauan indeks MSCI pada November juga membebani sentimen, sementara dari global, keputusan Bank of Japan menahan suku bunga acuan di 1,25% dan penantian pemilu midterm Amerika Serikat pada 3 November 2026 menambah kehati-hatian investor.

Di pasar valuta asing, rupiah ikut melemah 0,06% ke Rp18.147 per dolar AS pada penutupan akhir pekan. Analis menilai secara teknikal IHSG berpotensi menguji level 4.900–5.000, dengan peluang bergerak sideways di kisaran 5.000–5.200 pada pekan depan bila bertahan di atas 5.000.

✦

Tanya AI tentang berita ini

Sudah membaca tetapi ada yang kurang jelas? Tanyakan hal spesifik. Jawaban hanya berdasarkan sumber berita yang tercatat.

AI dapat keliru. Periksa sumber asli sebelum mengambil keputusan.

Sumber berita

Bloomberg Technoz — Pelemahan IHSG Menyusut Tersisa 0,8%Penerbit

IHSG Tutup Pekan di 5.057, Melemah 0,8%; Rupiah ke Rp18.147

Buka sumber asli ↗ · 30 Okt 2026, 19.00
IDNFinancials — Saham ASII hingga BBCA Meredam Tekanan, IHSG Turun 0,8%Penerbit

IHSG Tutup Pekan di 5.057, Melemah 0,8%; Rupiah ke Rp18.147

Buka sumber asli ↗ · 30 Okt 2026, 19.00
Owrite — Akhir Pekan Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.147, IHSG Merosot 0,80%Penerbit

IHSG Tutup Pekan di 5.057, Melemah 0,8%; Rupiah ke Rp18.147

Buka sumber asli ↗ · 30 Okt 2026, 19.00