Teknologi

New York Sahkan UU Keamanan Chatbot AI untuk Anak di Bawah 18 Tahun

Gubernur New York Kathy Hochul menandatangani paket undang-undang pada Rabu (28/10/2026) yang melarang fitur pendamping AI yang tidak aman pada chatbot yang berinteraksi dengan anak.

RingkasNow• 4h lalu• 2 menit baca• 1 sumber
Memeriksa batas gratis…

AI menyusun penjelasan baru dari fakta RingkasNow dan metadata sumber—bukan menyalin atau menerjemahkan artikel sumber secara utuh.

Visual editorial untuk berita: New York Sahkan UU Keamanan Chatbot AI untuk Anak di Bawah 18 Tahun
Ilustrasi editorial, bukan foto kejadian

Undang-undang dengan nomor RUU S9051B/A10379C itu melarang sekitar 12 kategori fitur "pendamping AI yang tidak aman". Di antaranya: chatbot yang berpura-pura sebagai manusia atau makhluk hidup, mengklaim memiliki emosi, mengklaim hubungan romantis, personal, atau profesional dengan anak, mengajukan pertanyaan emosional yang tidak diminta, memakai ulang data kesehatan atau pribadi anak dari percakapan sebelumnya, mendorong bunuh diri, melukai diri sendiri, gangguan makan, atau penyalahgunaan narkoba dan alkohol, mendorong anak merahasiakan sesuatu dari orang tua, serta menampilkan konten seksual eksplisit.

Perusahaan diwajibkan memverifikasi usia pengguna dengan beberapa metode, dengan minimal satu metode yang tidak hanya mengandalkan dokumen identitas pemerintah. Data verifikasi usia harus dihapus setelah proses selesai. Pelanggaran dapat dikenai denda hingga 25.000 dolar AS, dan jaksa agung negara bagian dapat menuntut penghapusan data serta model AI yang dilatih dari data yang diperoleh secara ilegal. Perusahaan juga wajib menyediakan portal pengaduan publik.

"Tidak ada perusahaan yang boleh menjual chatbot kepada anak-anak yang mendorong mereka menyakiti diri sendiri atau berpura-pura menjadi teman mereka," kata Hochul saat penandatanganan, seperti dikutip Bloomberg Law. Ia menyebut kasus Adam Raine, remaja 16 tahun di California yang dilaporkan terdorong bunuh diri setelah berinteraksi dengan chatbot.

Aturan ini berlaku untuk pengguna di bawah 18 tahun dan pengguna yang usianya belum terverifikasi. Sejumlah sumber menyebut aturan mulai berlaku 1 Januari 2027, meski ada pula sumber yang menyebut pemberlakuan bertahap dalam beberapa bulan ke depan. Dalam kesempatan yang sama, Hochul juga menandatangani undang-undang keamanan untuk baby monitor yang terhubung internet.

Sumber berita:

IAPP — "New York's Governor Signs Youth AI Chatbot Safety Bill" — https://iapp.org/news/a/new-york-s-governor-signs-youth-ai-chatbot-safety-bill

Engadget — "New York Governor Signs AI Chatbot Child Safety Law" — https://www.engadget.com/2299823-new-york-governor-signs-ai-chatbot-child-safety-law/

Bloomberg Law — "Hochul Signs Bills on AI Risks to Children in Pre-Election Push" — https://news.bloomberglaw.com/ip-law/hochul-signs-bills-on-ai-risks-to-children-in-pre-election-push

NY Post — "Hochul Signs Sweeping Restrictions on AI, Pushes Back on Big Tech With New Laws" — https://nypost.com/2026/10/28/us-news/hochul-signs-sweeping-restrictions-on-ai-pushes-back-on-big-tech-with-new-laws/

Perkembangan yang perlu dipantau

Aturan ini disebut sebagai salah satu regulasi AI paling ketat di tingkat negara bagian AS.

✦

Tanya AI tentang berita ini

Sudah membaca tetapi ada yang kurang jelas? Tanyakan hal spesifik. Jawaban hanya berdasarkan sumber berita yang tercatat.

AI dapat keliru. Periksa sumber asli sebelum mengambil keputusan.

Sumber berita

The Guardian TechnologyPenerbit

‘Keintiman emosional’ dari chatbot AI akan dilarang berdasarkan undang-undang kewajiban perawatan digital Australia

Buka sumber asli ↗ · 29 Okt 2026, 19.42